GEJALA ALERGI MAKANAN

In kesehatan 27 views

Alergi makanan adalah reaksi alergi yang terjadi akibat sistem kekebalan tubuh kita keliru merespons protein yang berasal dari makanan dan menganggapnya sebagai suatu ancaman. Salah satu reaksi alergi yang muncul bisa berupa rasa gatal dan ruam pada kulit.

Berdasarkan zat pemicu dan jangka waktu munculnya gejala, alergi makanan terbagi menjadi tiga jenis, yaitu imunoglobulin E, non-imunoglobulin E, dan gabungan keduanya. Imunoglobulin E merupakan salah satu zat antibodi yang ada di dalam sistem kekebalan tubuh kita. Alergi makanan yang dipicu oleh produksi zat ini merupakan jenis alergi makanan yang paling umum terjadi dan gejalanya biasa akan muncul tidak lama setelah penderita makan.
Sedangkan untuk alergi makan yang dipicu oleh zat-zat antibodi selain imunoglobulin E, rentang waktu munculnya gejala akan membutuhkan waktu yang lebih lama atau biasanya berjam-jam setelah penderita makan.
Jenis alergi makanan yang terakhir adalah kombinasi dari imunoglobulin E dan non-imunoglobulin E. Orang yang menderita kondisi ini akan merasakan gejala-gejala dari kedua jenis alergi makanan tersebut. 
Penderita alergi makanan yang dipicu imunoglobulin E biasanya akan mengalami gejala berupa ruam merah dan gatal di kulit, kesemutan atau gatal di dalam rongga mulut, sulit menelan, dan pembengkakan pada mulut, wajah, serta bagian tubuh lainnya. Ruam pada alergi jenis ini biasanya tampak timbul pada permukaan kulit. Selain gejala-gejala tersebut, dapat juga terjadi mual dan muntah, mata terasa gatal, bersin-bersin atau napas pendek, pening atau pusing, diare, sakit perut, serta sesak napas.
Pada kasus alergi makanan non-imunoglobulin E, gejala utama yang timbul sebenarnya hampir sama dengan gejala pada alergi makanan yang diperantarai oleh imunogbulin E, yaitu munculnya rasa gatal dan ruam di kulit. Namun bedanya, tekstur ruam pada jenis alergi ini tidak tampak timbul. Selain itu ada yang mengalami gejala seperti penyakit eksim atopik, yaitu kulit kering dan pecah-pecah, berwarna merah, serta terasa gatal.
Kadang-kadang alergi makanan non-imunoglobulin E dapat memunculkan gejala seperti yang disebabkan oleh kondisi lain di luar alergi, sehingga mungkin salah terdiagnosa. Gejala-gejala tersebut di antaranya:
  • Area kelamin dan anus tampak berwarna kemerahan.
  • Gangguan pencernaan.
  • Sembelit
  • Nyeri ulu hati.
  • Frekuensi buang air besar meningkat.
  • Adanya lendir atau darah pada kotoran.
  • Kulit pucat.
  • Rewel pada bayi.
Jangan sepelekan alergi makanan karena pada kasus tertentu bisa mengarah kepada suatu kondisi yang disebut anafilaksis atau reaksi alergi parah. Gejala awal anafilaksis memang terlihat seperti gejala alergi makanan biasa, namun dalam waktu yang sangat cepat, gejala dapat memburuk dan penderitanya bisa mengalami beberapa hal berikut: 
  • Peningkatan detak jantung yang sangat cepat.
  • Kesulitan bernapas.
  • Munculnya perasaan cemas dan ketakutan yang intens secara tiba-tba.
  • Penurunan tekanan darah yang sangat drastis.
  • Pingsan.
author
Author: 
    MAKANAN YANG BAGUS UNTUK BAYI
    MAKANAN YANG BAGUS UNTUK BAYI
    MAKANAN YANG BAGUS UNTUK BAYI Seoarang ibu
    MAKANAN SEHAT UNTUK IBU HAMIL
    MAKANAN SEHAT UNTUK IBU HAMIL
    MAKANAN SEHAT UNTUK IBU HAMIL Seorang ibu
    CARA MERAWAT TELINGA YANG BAIK
    CARA MERAWAT TELINGA YANG BAIK
    Telinga merupakan bagian penting dalam tubuh sebab
    RESIKO MENGKONSUMSI OBAT PELANGSING BAGI TUBUH
    RESIKO MENGKONSUMSI OBAT PELANGSING BAGI TUBUH
    Memliki tubuh yang langsing dan ideal memang

    Leave a reply "GEJALA ALERGI MAKANAN"

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

    Must read×

    Top